GAMBARAN KESEHATAN REPRODUKSI SISWA SMA DI SMAN I MENGWI

Ni Nyoman Nuartini, Luh Putu Kartiningsih

Abstract


Abstrak

Latar belakang dan tujuan: Indikator kesehatan salah satunya adalah kesehatan reproduksi remaja putri. Hal ini sangat penting mengingat kesehatan reproduksi dapat mempengaruhi terlahirnya generasi penerus yang berkualitas. SMAN I Mengwi merupakan salah satu Institusi pendidikan yang mendidik Siswa pada proses perkembangan reproduksi. Belum diketahui dengan pasti bagaimana gambaran kesehatan Siswa di sekolah ini sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran lebih lanjut. 

Metode :Rancangan penelitian ini adalah qualitative eksploratif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap 10 informan terkait dan dianalisis secara tematik.

Hasil Dan Pembahasan : Keseluruhan informan penelitian ini memiliki persepsi bahwa kesehatan reproduksi adalah sesuatu yang sangat penting dan harus dijaga.  Gambaran  kesehatan reproduksi siswa SMAN I Mengwi cukup baik dan mampu merawat kesehatan reproduksi mereka dengan baik hanya saja masih dietmukan tingkat konsumsi tablet besi yang masih kurang sehingga masih ada keluhan letih dan lesu pada saat mengalami menstruasi.

Simpulan dan Saran : Secara umum gambaran kesehatan reproduksi siswa SMAN I Mengwi Cukup baik dilihat dari segi pengetahuan dan pemahaman siswa menjaga kesehatan reproduksinya walaupun masih kurang dalam konsumsi tablet besi. Untuk itu disarankan kepada pihak terkait untuk membantu peningakatan cakupan konsumsi tablet besi pada siswa SMA untuk pencegahan anemia terutama pada saat menstruasi.

 

Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Siswa SMA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Abstract

Background and objectives: One of the health indicators is the reproductive health of young women. This is very important considering that reproductive health can affect the birth of a quality next generation. SMAN I Mengwi is one of the educational institutions that educate students in the process of reproductive development. It is not known with certainty how the health condition of students in this school. It is necessary to do research to find out more about the situation.

Methods: The design of this research is qualitative exploratory. Data were collected through in-depth interviews with 10 related informants and analyzed thematically.

Results and Discussion: All of the informants of this research have the perception that reproductive health is something that is very important and must be maintained. The description of reproductive health of SMAN I Mengwi students is quite good and able to take care of their reproductive health well, but it is still found that the level of consumption of iron tablets is still lacking so that there are complaints of fatigue and lethargy during menstruation.

Conclusions and Suggestions: In general, the description of reproductive health of SMAN I Mengwi students is quite good in terms of knowledge and understanding of students maintaining their reproductive health although they are still lacking in consuming iron tablets. For this reason, it is recommended to related parties to help increase the coverage of iron tablet consumption in high school students for the prevention of anemia, especially during menstruation.

 

Keywords: Reproductive Health, High School Students


Keywords


kesehatan reproduksi, Siswa SMA

Full Text:

PDF

References


Di R, Tengah J, Terhadap I, Masyarakat FK, Diponegoro U. faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Dan Layanan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi. 2006;10(1):29-40.

Kementerian Kesehatan RI. 2018. Hasil Utama Riset Kesehatan dasar diakses tanggal 15 Nopember 2019 available on: https://www.persi.or.id/analis-data/686-hasil-utama-riskesdas-2018-kementerian-kesehatan-badan-penelitian-dan-pengembangan-kesehatan

Pawestri, Ratih SW, Sonna M, Pengetahuan Sikap Perilaku Remaja Tentang Seks Pranikah, Jurnal Keperawatan Matern. 2013;1(1):46-54.

Pusat data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2015). Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja. ISSN 2442-7659

Siswanto AW. Kebijakan Universal Health Coverage untuk pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi dan Dinamika Kependudukan Indonesia. (2014). available from www. seminar- kependudukan.org ( 4 Mei 2016)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Kesehatan. 13 Oktober 2009. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144. Jakarta.

WRI.(2013). hak-pendidikan-seks-kesehatan-reproduksi-remaja. available from http://wri.or.id (5 Mei 2016)




DOI: http://dx.doi.org/10.37294/jrkn.v5i2.339

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.