Hubungan Dukungan Emosional Keluarga Klien DM Tipe 2 Dengan Pemanfaatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Di Kecamatan Tebet

Muhammad Ihsan, Dwi Cahya Rahmadiyah

Abstract


Dukungan keluarga diperlukan untuk memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu dukungan keluarga yang paling mudah dilakukan oleh keluarga kepada pasien diabetes adalah dukungan emosional. Penelitian ini bertujuan diidentifikasinya hubungan dukungan emosional keluarga klien diabetes melitus tipe 2 dengan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Tebet Juni 2018. Desain dalam penelitian analitik cross sectional dengan jumlah sampel 100 klien DM tipe 2. Analisa data menggunakan korelasi Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan hubungan antara dukungan emosional keluarga klien DM dengan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan (p value 0,004, α: 0.05). Perawat diharapkan mampu memberikan asuhan keperawatan yang optimal dan meningkatkan dukungan emosional keluarga klien dalam memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan dengan pendidikan kesehatan terstruktur, mengembangkan asuhan keperawatan keluarga dengan memperhatikan konsep dukungan keluarga klien DM Tipe 2 dalam kaitannya dengan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan dan puskesmas kecamatan harus mendukung keberhasilan program PTM yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat agar dapat mengatasi masalah kesehatan lebih lanjut.

 


Keywords


Dukungan emosional keluarga, fasilitas pelayanan kesehatan, DM tipe 2

Full Text:

PDF

References


Akoit, E. E., (2014). Hubungan Dukungan Sosial dengan Perilaku Perawatan Diri Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2. Tesis, Depok. Tidak dipublikasikan

Allender, Rector, & Warner. (2014). Community & Pblic Health Nursing Promoting the Public’s Helath. 8th Edition. Philadelphia. Lippincott and Williams

Alvita, G. W. (2013). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Perawatan Diabetes Melitus pada Lansia di Rumah Sakit Kelurahan Cisalak Pasar Kecamatan Cimanggis Kota Depok Jawa Barat. Tesis, Depok. Tidak dipublikasikan

American Diabetes Association. (2016). Standards of Medical Care in Diabetes 2016.

Ariani, Yesi, (2011). Hubungan antara Motivasi dengan Efikasi Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dalam Konteks Asuhan Keperawatan Di RSUP H. Adam Malik Medan. Tesis, Depok. Tidak dipublikasikan

Black, Joyce. M., Hawks, J. H.(2014). Keperawatan Medikal Bedah : Manajemen Klinis Untuk Hasil Yang Diharapkan. Singapura : Elsevier

Bot, M., Pouwer, F., Zuidersma, M., Van Melle, J., P., & De Jounge, P. (2012). Association of Coexisting diabetes and depression with mortality after miocardial infarction. Diabetes care, (September 2011) http://doi.org/10.2337/dc11-1749

Dahlan, Sopiyudin. (2014). Metode MSD: Pintu Gerbang Memahami Statistik, Metodologi dan Epidemiologi. Seri 1. Edisi 6. Jakarta: Epidemiologi Indonesia

Dharma, K. K. (2013). Metodologi Penelitian Keperawatan: Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta: TIM

Fisher, M., I., Toscano, C., M., & Mengue, S., S., (2011). Factors associated with healthecare services utilization and pharmacological treatment in individuals with diabetes diagnosis: lesson from a nationwide program for diabetes melitus detection in Brazil. ISRN Endocrinology, 2011, 342071 http://doi.org/10.5402/2011/342071

Friedman, M., M., Bowden, F., R., & Jones, E., G., (2010). Buku ajar Keperawatan Keluarga: Riset, Teori dan Praktik, alih bahasa: Achir Yani S hamid dkk. Edisi 5. Jakarta: EGC

Hastono, S.P. (2016). Analisis data kesehatan. Jakarta: FKM UI

Hensarling, J., (2009). Development and Psycometric Testing Of Hensarling’s Diabetes Family Support Scale, A Dissertation. Degree Of Doctor Of Philosophy In The Graduate School Of The Texas Women’s University.

Hupfeld, C.J. & Olefsky, J. M. 2016. Chapter 40-Type 2 Diabetes Melitus:Etiology, Pathogenesis, and Natural History A2-Jameson, J. Larry, I: Groot, L. J. D., Kretser, D. M. D., Giudice, L. C., Grossman, A. B., Melmed, S., Potts, J. T. & Weir, G. C. (eds) Endocrinology: Adult and Pediatric (Sevemth edition). Philadelphia: W.B. Saunders.

Hurlock, E., B., (2011). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga

International Diabetes federation. (2015). Global Issues in Diabetes. IDF Diabetes in Atlas 71-83

Kaakinen, J., R., Coehlo, D., P., Steele, R., Tabacco, A., & Hanson, S., M., H., (2015). Family Health Care Nursing: Theory, Practice and Research. 5th edition. Philadelphia: FA Davis Company

Kemenkes RI (2008). Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; Situasi dan analisis diabetes.

Le Mone, P., & Burke. (2008). Medical Surgical Nursing: Critical Thinking in Client Care. 4th Edition. New Jersey: Pearson Precentine Hall

Najib, M., B., (2014). Manejemen Pengendalian Penyakit Tidak menular. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Cetakan ke-2. Jakarta: Rineka Cipta

PERKENI (2011). Konsensus Pengelolaan dan Pnecegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia

Polit, D.F., & Back, C.T. (2008). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice (8th ed).Philadelphia: Lippincott

Riskesdas (2013). Riset Kesehatan Dasar Laporan Nasional. Badan Penelitian & Pengembangan Depkes RI

Ryan, R., & Deci, E. (2000). Self determination Theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well being. The American Psichologist, 55(1), 68-78. http://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68

Sam, Z., & Wahyuni, S. (2012). Psikologi Keperawatan. Edisi 1, cetakan 1. Jakarta; Rajawali Pers

Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2010). Dasar-dasar metodologi penelitian klinis. Edisi 3. Jakarta: Sagung Seto

Shigaki, c., Kruse, R., L., Mehr, D., Sheldon, K., M., Bin Ge, Moore, C., & Lemaster, J. (2010). Motivation and diabetes self-management. Chronic illness, 6(3), 202-2014. http://doi-org/10.1177/1742395310375630

Smith, J., J., Berman, M., D., Hiratsuka, V., Y., Frazier, R., R. (2015). The effect of reguler primary care utilization on long-term glycemic and blood pressure control in adults with diabetes. Journal of the Americn Board of Family Medicine: JABFM, 28(1), 28-37. http://doi.org/10.3122/jabfm.2015.01.130329

Soewondo, P., Ferrario, A., & Tahapary, D., L. (2013). Challenges in Diabetes Management in Indonesia: a literarture review. Globalization and Health, 9,63. http://doi.org/10.1186/1744-8603-9-63

Stanhope, M., & Lancaster, J, (2014). Foundation of Nursing in the Community: Community Oriented Practice. 4th Edition. Missouri: Elsevier

Wahyuni, N., S. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dnegan pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sumber Rejo Kota Balikpapan Kalimantan Timur Tahun 2012. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

World Health organization (WHO): Diabetes. http://www.who.int/mediacentre/factsheet/fs312/en diakses pada tanggal 28 Januari 2018 pukul 14.05 wib

Yusra, A. (2012). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta Selatan Tahun 2012. Tesis, Depok. Tidak dipublikasikan

Zhang, X., McKeever Bullard, K., Gregg, E., W., Beckles, G., L., Williams, D., E., Barker, L., E., Imperatore, g. (2012). Acces to health care and control of ABCS of Diabetes. Diabetes care, 35(7), 1566-1571. http://doi.org/102337/de12-0081




DOI: http://dx.doi.org/10.37294/jrkn.v2i2.108

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.